Trump: Xi Jinping Bilang China Tidak Akan Invasi Taiwan Selama Saya Jadi Presiden AS

Washington, DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (15/8/2025) mengatakan bahwa Presiden Xi Jinping memberitahunya INITOGEL China tidak akan menginvasi Taiwan selama dia menjabat sebagai presiden AS.

“Dia bilang ke saya, ‘Saya tidak akan pernah melakukannya selama Anda presidennya’. Presiden Xi Jinping mengatakan itu kepada saya dan saya jawab, ‘Baiklah, saya menghargainya’, namun dia juga bilang, ‘Saya sangat sabar dan China sangat sabar’,” kata Trump dalam wawancara di acara Fox News ‘Special Report’ seperti dilansir CNN.

Trump dan Xi Jinping mengadakan panggilan telepon pertama yang terkonfirmasi di masa jabatan kedua Trump pada Juni. Sebelumnya, pada bulan April, Trump mengatakan bahwa Xi Jinping pernah meneleponnya, tetapi ia tidak menjelaskan kapan tepatnya panggilan itu terjadi.

China memandang Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan telah bersumpah untuk penyatuan kembali, dengan kekuatan jika perlu. Taiwan dengan tegas menolak klaim kedaulatan China.

Isu Sensitif

Donald Trump Bertemu dengan Xi Jinping di Florida pada 2017.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sebelum melakukan pertemuan di resor Mar a Lago, Florida, Kamis (6/4/2017). Isu perdagangan dan Korea Utara diperkirakan menjadi isu utama pembahasan kedua pemimpin negara tersebut. (AP Photo/Alex Brandon)
Kedutaan Besar China di Washington pada Jumat menggambarkan isu Taiwan sebagai isu paling penting dan sensitif dalam hubungan China-AS.

“Pemerintah AS harus mematuhi prinsip satu-China dan tiga komunike bersama China-AS, menangani isu-isu terkait Taiwan secara hati-hati, serta dengan sungguh-sungguh menjaga hubungan China-AS dan perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan,” kata juru bicara kedutaan Liu Pengyu.

Tiga komunike yang dimaksud adalah tiga dokumen diplomatik yang ditandatangani antara AS dan China pada periode 1972–1982.

Sementara pemerintah Taiwan belum menanggapi pernyataan Trump, pada Sabtu seorang legislator senior dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa mengatakan bahwa Taiwan berterima kasih atas dukungan dari sekutu utama.

“Namun … Keamanan tidak bisa bergantung pada janji musuh dan juga tidak bisa hanya bergantung pada bantuan dari teman. Memperkuat kemampuan pertahanan kita sendiri adalah hal yang mendasar!” tulis Wang Ting-yu, anggota komite pertahanan dan urusan luar negeri parlemen Taiwan di laman Facebook-nya.

Sumber : Klikfarmasi99.id